Minggu, 22 April 2012

Kumpulan Cerpen – Putu Wijaya

Posted On 04.16 by Angah 1 komentar

Berisi Lima Cerpen yang ditulis Putu Wijaya di media-media massa nasional dan mendapat sambutan positif dari para pembacanya.

Judul : Kumpulan Cerpen – Putu Wijaya
Penulis : Putu Wijaya
Format : Adobe Acrobat Document (.pdf)
Ukuran : 192 Kb
Halaman : 35



Dalih Pembunuhan Massal

Posted On 04.08 by Angah 0 komentar

Mengacu kepada surat keputusan Jaksa Agung beberaapa tahun lalu, buku-buku teks sejarah yang tidak mencantumkan akhiran “/PKI” setelah singkatan G-30-S harus dibakar. Buku ini tidak menggunakan akhiran tersebut. Tak akan ada gunanya menulis buku ini seandainya penulis menambahkan “/PKI.” Akhiran tersebut mencerminkan jawaban terhadap pertanyaan tentang siapa yang mendalangi gerakan itu. Ia adalah simbol pernyataan: “PKI mendalangi G-30-S.” Apabila jawaban itu didukung oleh bukti-bukti tak tersangkal dan secara luas diterima sebagai fakta historis maka kita tidak perlu mengajukan pertanyaan tentang dalang lagi. Kita bisa tutup buku dengan G-30-S. Tapi banyak sejarawan yang belum menerima jawaban tersebut, atau jawaban lain, sebagai sesuatu yang fi nal, karena terdapat begitu banyak aspek yang aneh, tak terjelaskan tentang G-30-S. Banyak orang Indonesia bingung dengan G-30-S dan berharap menemukan lebih banyak informasi tentangnya. Pemerintah dapat mencoba menulis sejarah dengan keputusan resmi. Tetapi memastikan bahwa setiap penyebutan G-30-S harus diikuti dengan “/PKI” tidak akan mencegah orang untuk bertanya-tanya tentang arti kedua istilah yang harus mereka kaitkan itu: Apa itu G-30-S? Apa itu PKI? Dan bentuk hubungan seperti apa antara kedua istilah yang ditandai dengan garis miring tersebut?

Judul : Dalih Pembunuhan Massal - Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto
Penulis : John Roosa
Format : Adobe Acrobat Document (.pdf)
Ukuran : 1.831 Kb
Halaman : 420



Kiat Sukses Berinovasi Cabai

Posted On 03.54 by Angah 0 komentar

Cabai merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomis cukup penting. Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha tani cabai merah adalah ketersediaan benih bermutu tinggi.
Untuk mendapatkan benih tersebut, selain diperlukan benih sumber dengan mutu genetik tinggi, perlu diperhatikan juga cara budidaya tanaman yang optimal, pemeliharaan, panen, pasca panen, dan penyimpanan benih yang baik.

Judul : Kiat Sukses Berinovasi Cabai
Penulis : Agro Inovasi
Format : Adobe Acrobat Document (.pdf)
Ukuran : 377 Kb
Halaman : 7



Selasa, 17 April 2012

Cas baterai otomatis

Posted On 13.38 by Angah 0 komentar

Cas baterai ini sering dipakai oleh para penggemar radio amatir, untuk keperluan HT jika listrik padam dan juga dapat di pakai untuk radio biasa. Caranya ialah menggumpulkan bateari yang sudah tak ada tenaganya, kemudia diisi dengan tenaga listrik kembali dengan cas baterai.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Kapasitor 
: C ... 100 µF
Dioda
: D1, D2 ... IN 5401
  D3 ... SCR IN 5401
  D4 ... IN 4001
  D5 ... SCR IN 4001
Resistor  
: R1, R2 ... 30 Ohm / 7 W
  R3 ... 1 K / 6 W
  R4 ... 500 Ohm / 0,5 W linear
Transformator input
Pilot Lampu
Dioda Zener


Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo


Radio Penerima Gelombang Pendek

Posted On 13.06 by Angah 0 komentar

Radio ini sangat sederhana namun daapat menangkap siaran jarak jauh dengan sempurna. Bahkan penggemar radio amatir 80 meter band SSB sering menggunakan radio ini sebagai pesawat penerima.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Kapasitor 
: C1 ... 220 pF
  C2 ... 1 µF
  C3 ... 47 µF 
  C4 ... 47 µF 
Transistor
: TR1 ... MPF 105 atau sejenisnya
  TR2 ... BC 108
Resistor
: R1 ... 680 Ohm
Lilitan
: L1, L2 ... email kawat yang umumnya dipakai
Trimer
: T1 ... 60 pF
  T2 ... 140 pF
  T3 ... 10 pF
SK1
: soket yang ditancapkan ke antena
Antena
: Diperlukan 5 sampai 10 meter dari tanah


Gambar rangkaian :

Catatan : sebaiknya antena dipasang di luar rumah

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo


Penguat mikrophone

Posted On 12.52 by Angah 0 komentar


Dengan mengguanakan penguat mikrophone untuk menunjang pemakaian mikrophone ini, suara yang terdengar melalui mikrophone akan menjadi mantap dan berwibawa. Alat ini tak ubahnya seperti amplifier pada radio atau penguat lainnya.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Kapasitor 
: C1 ... 1 µF 16 V
  C2 ... 10 µF 16 V
  C3 ... 100 µF 25 V
  C4 ... 10 µF 16 V
Transistor
: TR1, TR2 ... BC 109
Resistor
: R1 ... 680 Ohm
  R2 ... 1 K
  R3 ... 330 K
  R4 ... 15 K
  R5 ... 220 K
  R6 ... 5 K

Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo


Radio intercome

Posted On 12.46 by Angah 0 komentar

Radio intercome adalah semacam telepon yang sistem kerjanya dengan cara menghubungkan lewat jalur kabel.

Komponen yang digunakan sebagai berikut :

Kapasitor 
: C1 ... 0,1 µF
  C2, C3, C4 ... 4,7 µF
Loudspeaker
: LS1 ... 0,1 µF
  LS2 ... biasanya digunakan untuk mendengar
Transformator output
: 25 : 1
Baterai
: 8 - 20 Volt
IC 1, IC 2
: LM 380

Gambar rangkaian :

Sumber : Keterampilan Elektronika – S. Wibowo Eska & Ikhwan Alamo


Diberdayakan oleh Blogger.