186 jam lamanya Meutya dan Budi berada dalam sandera. Di dalam sebuah gua kecil di tengah gurun Ramadi. Tidur beralaskan batuan dan dibuai oleh suara bom dan tembakan. Disana mereka belajar tentang kepasrahan total kepada Yang Kuasa, karena telah begitu dekatnya dengan kata “mati”. Di sana mereka diingatkan, bahwa jika Tuhan menghendaki, segalanya bisa terjadi. Dan, disan pula mereka berdua disadarkanm betapa nyawa sangat berharga, dibandingkan berita paling ekslusif sekalipun.
Penulis : Meutya Hafid
Fomat : Application (.exe)
Ukuran : 1.039 Kb
Halaman : 286
You Might Also Like :




0 komentar:
Posting Komentar