Dengan hanya patuh kepada Allah, Irshad menyerang para mullah dengan segala permainan mereka. Salah satu prasyarat berat dari ijtihad, tradisi Islam dalam berpikir independen, adalah seseorang harus akrab dengan semua ulama salaf Islam. Pada poin ini, Irshad berbeda dengan banyak ulama Islam. Dalam faktanya, bukunya ini dapat menjadi pengantar atas pandangan-pandangan intelektual muslim modern. Di mana lagi kita dapat menemukan analisis yang tajam tentang Saad Eddin Ibrahim, Mahmoud Taha, Khaled Abou El Fadl, Nasr Hamed Abu-Zeid, dan beberapa yang lainnya?
Irshad membuka diri pada kritik dengan memilih bentuk ekspresi demokratis yang bersifat menantang – ia menulis buku ini dalam bentuk surat terbuka. Pendekatannya ini akan menantang ego para elite, karena dia menolak untuk menulis secara ketat buat kita dan konstituen kita yang eksklusif. Karya Irshad tidak jatuh ke dalam tipologi teori-teori akademis yang ditulis nyaris dalam jargon menara-gading yang sukar dipahami. Karyanya juga tidak merepresentasikan nyanyian romantis tentang Islam yang bermakna hanya bagi pengikutnya. Alih-alih, gaya, kejujuran, dan keterbukaan Irshad membuat bukunya memiliki kelas tersendiri.
Penulis : Irshad Manji
Format : Adobe Acrobat Document (.pdf)
Ukuran : 799 Kb
Halaman : 223
You Might Also Like :




0 komentar:
Posting Komentar